Kamis, 16 Januari 2014

Fenomena Plagiat Yang Terdapat Dalam Internet

Nama : Eva Jayanti Ruspita
NPM : 12512573
Kelas : 2PA08



Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia  ”Plagiat adalah pengambilan karangan orang lain dan menjadikannya seolah – olah karangan sendiri. Plagiarisme adalah penjiplakan yang melanggar hak cipta”.  Disadari atau tidak oleh mahasiswa tidakan seperti ini sangat merugikan. Tidak hanya dari mahasiswa, para dosen pun juag tidak dapat memberikan nilai secara benar. Perilaku seperti ini mengakibatkan pola berfikir mahasiswa menjadi pasif, hanya terpaku kepada karya orang lain. Selain itu tidak ada lagipenghargaan  terhadap hasil karya orang lain.
Di dunia maya plagiat sudah sering terjadi, mengapa demikian?hal ini disebabkan karena di dunia maya adalah dunia yang bebas. Maksudnya orang bisa mengakses apa aja saja yang ada di dunia maya. Hal seperti ini banyak disebut juga copy paste dalam dunia maya. Tindakan meng copy-paste ini sudah menjadi hal yang biasa di dunia maya. Hal inilah yang membuat plagiat menjadi satu bagian dari cybercrime. Plagiat di Internet. Terlalu banyak aktivitas plagiat yang boleh dilakukan menerusi Internet. Antara aktivitas plagiat ini kebiasaanya melibatkan teks, perisian komputer, animasi – tidak kira dalam bentuk video, audio, grafik dan sebagainya. Terdapat juga aktivitas plagiat di mana teks daripada artikel, buku, blog, wikipedia dan jurnal ditiru. Beribu-ribu hasil carian seperti artikel, data dan gambar boleh didapati dengan hanya menaip kata kunci dan melakukan satu carian yang mudah. Hasil carian diperoleh dalam masa beberapa saat sahaja. Hasil carian kemudiannya boleh di salin tampel (copy-paste), di muat turun ke dalam komputer sendiri malahan ada yang sanggup bertindak lebih jauh lagi atau dengan membayar bagi mendapatkan salinan karya tersebut.

Menurut wikipedia, terdapat 7 aktiviti yang boleh digolongkan sebagai tindakan plagiat:
1.      Mengakui tulisan orang lain sebagai tulisan anda sendiri
2.      Mengakui idea orang lain sebagai idea anda sendiri
3.      Mengakui penyelidikan, data dan uji kaji orang lain sebagai kepunyaan anda sendiri
4.      Mengakui karya kelompok orang lain sebagai hasil anda sendiri
5.      Menyajikan tulisan yang sama pada masa yang lain tanpa menyebut asal-usulnya (karya asal)
6.      Menyalin, meringkas dan menulis semula perkataan, ayat atau idea yang diperoleh daripada sumber lain dan menulis semula mengikut kefahaman anda sendiri. (sama ada menyebut atau tidak menyebut sumber asalnya)
7.      Melakukan terjemahan bahasa tanpa menyatakan sumber asal terjemahan tersebut


Mengapa Terdorong Melakukan Plagiat?
Terdapat beberapa faktor penyebab mengapa seseorang itu melakukan plagiat. Antaranya seperti yang berikut:
1.      Kesuntukan masa dan tiada idea dalam menyiapkan sesuatu tugasan
2.      Tiada kemahiran dalam melakukan penyelidikan
3.      Sikap mereka yang melakukan plagiat itu sendiri
4.      Kurang pendedahan tentang plagiat dan undang-undang hak cipta


Isu-isu global yang berkaitan dengan plagiat dalam internet, yaitu:

“seminggu yang lalu atau tepatnya tanggal 5 agustus 2010 pukul 23.40, saat melakukan pencarian dimana saja artikel kami digunakan, saya menemukan sesuatu yang menarik. Kami menemukan sebuah website yang memiliki susunan redaksi dan mengusung nama Koran Anak Indonesia, yang menggunakan setidaknya 21 tulisan dari langit selatan baik berita maupun artikel dengan mengakui kalau semua tulisan tersebut merupakan copyright dari Koran Anak Indonesia”.

“Dengan tindakan seperti itu, maka kami dari langit selatan melihat bahwa tindakan Koran Anak Indonesia sebagai tindak pelanggaran hak cipta dan karya orang lain atau dengan kata lain tindak plagiasi.

Sumber:
http://langitselatan.com/2010/08/16/plagiasi-internet-pencurian-karya-di-dunia-maya/
http://monicfebriani.blogspot.com/2014/01/plagiat-seks-dan-online-game-dalam.html

Tips Dalam Melakukan Publikasi Online

NAMA : EVA JAYANTI RUSPITA
KELAS : 2PA08
NPM : 12512573

Publikasi online adalah suatu informasi atau pesan atau pengumuman dalam bentuk online atau diterbitkan atau di umumkan dalam dunia internet melalui media elektronik baik melalui komputer, laptop atau apa saja yang dapat terhubung dalam dunia online. Atau secara singkatnya publikasi online merupakan situs yang ditujukan untuk mempublikasikan dan media promosi produk secara online.

Banyak sekali manfaat dari publikasi online ini apalagi di jaman sekarang yang rata-rata masyarakat diseluruh dunia dapat terhubung atau menggunakan internet untuk alat mencari atau bertukar informasi, banyak yang dapat dilakukan dalam publikasi online misalnya berjualan atau memasarkan produk-produk baru atau produk bekas sekalipun banyak juga perusahaan atau hanya sekedar home production yang dipasarkan melalui publikasi online, semua itu sangat bermanfaat dan lebih mengirit biaya karena biayanya relatif murah dan lumayan bagus karena tidak hanya masyarakat dalam negeri saja bahkan dunia pun bisa tahu saat kita mulai menggunakan publikasi onlien ini. Maka dari itu publikasi onlien sangat berguna untuk kita di jaman modern dan serba cepat ini.

Dalam melakukan publikasi online terdapat syarat-syarat dan etika yang harus dipenuhi. Syarat-syarat dan etika yang harus dipenuhi adalah:
  • Menggunakan bahasa yang sopan dan baik
  • Tidak mengandung unsur SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan) yaitu suatu kekerasan yang dilatarbelakangi sentimental antar suku, agama, ras,atau golongan tertentu
  • Menyatakan dari mana sumber informasi yang dipublikasikan
  • Tidak mencemarkan nama baik orang lain
  • Jujur dalam mempublikasikan sesuatu
  • Mengutip kata-kata seperlunya
  • Bijak dalam meng-copy sebuah situs


Beberapa alasan mengenai pentingnya etika dalam dunia maya adalah sebagai berikut:
  1. Bahwa pengguna internet berasal dari berbagai negara yang mungkin memiliki budaya, bahasa dan adat istiadat yang berbeda-beda.
  2. Pengguna internet merupakan orang-orang yang hidup dalam dunia yang tidak mengharuskan pernyataan identitas asli dalam berinteraksi.
  3. Berbagai macam fasilitas yang diberikan dalam internet memungkinkan seseorang untuk  bertindak etis seperti misalnya ada juga penghuni yang suka iseng dengan melakukan hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan.
  4. Harus diperhatikan bahwa pengguna internet akan selalu bertambah setiap saat dan memungkinkan masuknya “penghuni” baru didunia maya tersebut.



sumber: 

Dampak Sosial Dari Interaksi Manusia Dan Internet Dilihat Dari Berbagai Tinjauan Bidang Psikologis.

Manusia dan Internet merupakan sebuah interaksi yang sangat melekat pada masa kini, manusia sangat membutuhkan internet untuk kebutuhan sehari-hari. Internet sangat universal untuk interaksi manusia baik untuk pekerjaan, tugas sekolah atau kuliah, maupun komunikasi untuk kepentingan pribadi. Internet kini sangat mudah diakses dan terjangkau untuk kalangan masyarakat bawah hingga atas, semua orang bisa dengan mudah mengakses internet kapan saja serta dimana saja.  Internet sangat berpengaruh terhadap pekerjaan, karena internet memang sangat menguntungkan untuk penggunanya. Teknologi internet sangat mempengaruhi perilaku manusia, dimana teknologi ini dapat menghubungkan antara satu komputer dengan komputer lain  dibelahan dunia lain. Penggunaan internet sebagai salah satu cara untuk mengburangi loneliness. pada individu yang mengalami loneliness apabila ia banyak menghabiskan waktu banyak waktu sendirian di depan computer baik di kantor maupun dirumahnya maka orang tersebut akan menyediakan waktu lebih sedikit untuk hubungan tatap muka di dunia nyata dan mengurangi kesempatannya untuk berinteraksi dengan orang lain.
Semakin majunya teknologi internet mau tidak mau memberi dampak bagi pemakainya. Baik itu positif atau negatif pasti ada pengaruhnya.
 Berikut ini adalah dampak-dampak dari interaksi manusia dengan internet ditinjau dari bidang psikologi:
  •  Manusia menjadi individual dan semakin pasif terhadap lingkungan
  • Manusia secara tidak sadar mengurangi interaksi antar manusia dalam dunia nyata karena semakin seringnya memegang gadget
  • Manusia menjadi maalas belajar karena terlalu asik bermain internet
  • Mempengaruhi pola pikir masyarakat menjadi sekularisme
  • Manusia menjadi semakin inovatif dan kreatif karena semakin mudahnya akses informasi
  • Mengikis kecintaan masyarakat kepada budaya aslinya, akses mudah yang diberikan internet mengenai dunia luar bisa mempengaruhi kebudayaan suatu masyarakat.
  • Mengurangi kesenjangan informasi antara masyarakat desa dan kota, karena masyarakat desa pun kini bisa mengakses informasi yang sama dengan masyarakat yang ada di perkotaan.



sumber: 

http://worldalternativeenergy.wordpress.com/2013/11/13/psikologi-dan-internet-dalam-lingkup-transpersonal-12-dampak-sosial-dari-interaksi-manusia-dan-internet/

Kamis, 21 November 2013

FENOMENA KETERTARIKAN INTERPERSONAL MELALUI INTERNET

NAMA : EVA JAYANTI RUSPITA
KELAS : 2PA08
NPM: 12512573


  Dewasa ini banyak sekali orang yang memanfaatkan internet sebagai media komunikasi berhubungan jarak jauh. Penggunaan komunikasi jarak jauh melalui internet ini digunakan banyak orang awalnya melalui email atau chatting. Namun, sekarang semenjak adanya situs-situs jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter penggunaan komunikasi jarak jauh dengan banyak orang menjadi lebih mudah. Adanya situs jejaring sosial ini digunakan orang-orang sebagai sarana mencari teman sebanyak-banyaknya mulai dari teman lama hingga teman-teman yang baru dikenal.
Situs jejaring sosial saat ini banyak sekali digunakan oleh anak kecil, remaja, sampai orang dewasa. Sudah hampir setiap hari orang mengakses kegiatan mereka melalui jejaring sosial. Mereka memanfaatkan jejaring sosial  sebagai sarana yang mempermudah pertemanan. Namun, saat ini penggunaannya bukan hanya digunakan untuk mencari teman saja, tetapi bisa juga mencari pasangan hidup.
  Hubungan interpersonal adalah hubungan (yang relatif) jangka panjang antara dua orang atau lebih yang didasarkan pada emosi, ketertarikan, kesamaan minat, interaksi-interaksi sehari-hari, dan sebagainya. Hubungan interpersonal meliputi keluarga, teman, pacar, pasangan seumur hidup, kenalan, teman kerja, dan lingkungan sekitar seperti tetangga. Hubungan interpersonal dapat diatur mulai dari kesepakatan bersama, adat, sampai hukum.
Dahulu, jika kita menjalin pertemanan dengan orang, kita harus berada di tempat itu juga dan bertatap muka. Yang terjadi sekarang adalah meningkatnya hubungan dengan konteks virtual, dimana kita dapat berinteraksi dengan orang di dunia maya, tanpa batas tempat dan waktu, dan tidak bertatap muka, dan hal ini dapat kita temukan di Twitter. Ada semacam ikatan yang kuat antara pertemanan dunia nyata dan dunia maya, yaitu ketika kita berteman dengan seseorang di dunia nyata, kita pun harus berteman dengan mereka di dunia maya (Twitter). Ketika kita bermain Twitter, ada semacam peraturan tidak tertulis bahwa kita harus mengikuti teman-teman terdekat kita atau setidaknya orang yang kita kenal. Pemikiran ini, menariknya, sudah terbentuk di dalam kepala masing- masing pengguna Twitter. Twitter bukan lagi menjadi alat yang hanya menyediakan informasi, tetapi sudah menjadi semacam alat pengatur hubungan kita dengan orang lain.
Meskipun teknologi semakin maju dan memudahkan manusia untuk berteman tanpa harus bertatap muka atau bertemu sebelumnya, hubungan dalam dunia maya ini memiliki beberapa hambatan. Hambatan-hambatan itu adalah sebagai berikut:
1. Norma dan Etika yang Kurang Berlaku
Sudah tidak jarang bahkan untuk saat ini sudah banyak kita lihat seorang pengguna internet yang terlalu frontal dalam memberikan komentar-komentarnya dijejaring sosial, saya ambil contoh seperti disitus yahoo.com. berbagai macam orang berkomentar dengan mengeluarkan kata-kata yang seharusnya tidak dikatakan disitu. Jadi sang pengguna ini telah melanggar norma dan etika yang berlaku.
2. Adanya Identitas Palsu
Seperti yang kita lihat sekarang banyak sekali orang yang memalsukan identitasnya. Dalam kata lain dia tidak menjadi dirinya sendiri. Seperti dalam facebook ataupun twitter dan jejaring social lainnya seseorang menggunakan nama lain, tanggal lahir yang tidak sesuai bahkan ada yang menuliskan status-status yang aneh atau kita bisa sebut “ALAY”. Dan pemalsuan identitas ini biasanya dilakukan hanya karna ingin mendapatkan perhatian yang lebih dari orang-orang sekitarnya.
3. Kurang Terjaminnya Komitmen
Setiap hubungan dibutuhkan adanya komitmen dimana kedua belah pihak memiliki suatu persetujuan yang bersifat mengikat. Dalam dunia maya seseorang bisa saja berjanji dan kemudian pooof menghilang begitu saja dan melupakan semua kesepakatan seperti pada kegiatan jual beli online sering terjadi penipuan dimana korban telah menyetor uang tetapi barang tidak dikirim atau sebaliknya, dan kemudian penjual atau pembeli yang belum memenuhi janjinya itu menghilang atau tidak online lagi.

B. Perilaku Negatif Yang Dapat Timbul Dari Interpersonal Online Relation
• Cyber Cheating
Cyber cheating atau perselingkuhan ini sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Dahulu, bila bicara selingkuh umumnya dimaksudkan adalah pertemuan dua lawan jenis secara rahasia, telepon sembunyi-sembunyi, dan memesan kamar hotel dengan nama samaran. Tetapi dalam dunia modern, perselingkuhan bukan hanya soal itu saja, ada juga disebut perselingkuhan maya (virtual adultery). Contoh kasus: Suatu ketika ada seorang Ibu A datang ke sebuah kantor  untuk minta konseling. Ia mencurigai bahkan menuduh suaminya berselingkuh. Dan perselingkuhan itu awalnya terjadi lewat perkenalan dunia maya yaitu media sosial facebook. Sekarang suaminya mulai kecanduan duduk di depan komputer sampai larut malam, dan mulai dingin kepada dirinya. Bahkan sudah berbohong dan sering keluar malam pada waktu-waktu tertentu di mana ternyata suami saling berkomunikasi via telepon dengan pasangan selingkuh dari dunia maya.
• Cyber Flirting
Cyber Flirting adalah merayu atau menggoda yang dilakukan dalam dunia maya. Dikategorikan negatif karena terkadang si penggoda tidak menggunakan bahasa yang baik atau bahkan si penggoda ini adalah penyamar pada suatu akun. Maksudnya, karna banyak terjadi penipuan identitas pada dunia maya, bisa jadi si penggoda ini menggunakan akun teman atau bahkan musuhnya untuk menggoda orang lain (bisa dalam jejaring sosial atau game online). Hal itu bisa membuat masalah pada pemilik akun aslinya. Atau jika si penggoda menggunakan akun dirinya sendiri pada jejaring sosial lalu menggoda orang lain yang ternyata telah memiliki pasangan, mungkin dia akan mendapatkan masalah dari pasangan orang yang telah dia goda, tidak menutup kemungkinan si penggoda ini akan di bully atau tindakan yang tidak wajar lainnya.

Contoh kasus:
Ketika kasus penculikan berawal dari sebuah perkenalan di facebook melalui chat , sang  pelaku yang mengirimkan stimulus (S) kepada korban nya berupa janji – janji bahwa akan dibelikan sebuah hp bagus langsung saja diterima secara mentah – mentah oleh korban tanpa berfikir dulu apakah janji tersebut benar  ( R ) atau hanya sebuah cara untuk mengelabui korban agar dia percaya bahwa janji yang diberikan benar adanya.
Disini korban tampak tidak berdaya karena informasi yang diberikan diterima nya secara langsung saat dia berinteraksi dengan orang lain di dunia maya. Hal seperti ini berkaitan juga dengan teori jarum hipodermik, dimana pesan atau informasi yang diterima saat berinteraksi dengan orang lain di dunia maya menimbulkan efek yang kuat, langsung dan terarah sehingga komunikan menerima begitu saja pesan – pesan yang diberikan oleh orang yang sedang berinteraksi dengan nya di dunia maya tanpa ada pertimbangan atau pemikiran terlebih dahulu. Informasi – informasi yang diberikan pelaku akan membuat korban senang dan pecaya kepada pelaku tersbut, kemudian setelah percaya pelaku akan mengajak nya pergi ke suatu tempat, karena korban sudah percaya maka korban mau begitu saja bertemu dengan pelaku yang katanya akan memberikan hp baru kepada korban.
Saat bertemu tersebut pelaku akan membawa atau menculik korban yang sudah percaya bahwa dia akan diberikan hp tersebut.



http://silakan-klik.blogspot.com/2011/12/kasus-penculikan-melalui-facebook.html
http://naza-blog.blogspot.com/2012/01/kemajuan-internet-dalam-hubungan.html
http://sluhur.blogspot.com/2012/10/fenomena-interpersonal-di-internet.html
http://vennababysoraya.wordpress.com/2013/11/17/tugas-6/
http://myblogdalyana.blogspot.com/2012/04/fenomena-tentang-perselingkuhan-di.html

Jumat, 25 Oktober 2013

Adiksi Sebagai Dampak Interaksi Dan Internet (Internet Addiction)

Nama: Eva Jayanti Ruspita
Kelas: 2PA08
NPM: 12512573


  1. Pengertian Adiksi
Adiksi atau kecanduan dapat dengan mudah didefinisikan sebagai pikiran dan perilaku yang berulang-ulang, suatu kebiasaan yang tidak bisa dihentikan. Adiksi yang paling jelas, tentunya menyangkut penggunaan narkotika, alkohol, psikotropika ataupun zat adiktif lainnya.
Namun sebenarnya, adiksi juga bisa menyangkut judi, uang, harta, seks, cinta, berbelanja dan beragam perilaku manusia yang akhirnya cenderung menjadi berlebihan. Sesuatu yang obsesif, dan seolah tak bisa direm (kompulsif).

  1. Internet Addiction
Internet addiction adalah pemakaian internet secara terus-menerus hingga dapat mengganggu kehidupan sehari-hari penderitanya. Internet Addiction Disorder (IAD) atau gangguan kecanduan internet meliputi segala macam hal yang berhubungan dengan internet seperti jejaring sosial, email, pornografi, judi online, game online, chatting dan lain-lain. Jenis gangguan ini memang tidak tercantum pada manual diagnostik dan statistik gangguan mental, atau yang biasa disebut dengan DSM, namun secara bentuk dikatakan dekat dengan bentuk kecanduan akibat judi, selain itu badan himpunan psikolog di Amerika Serikat secara formal menyebutkan bahwa kecanduan ini termasuk dalam salah satu bentuk gangguan.

Dr Ronald Pies, profesor psikiatri dari SUNY Upstate Medical University, New York, mengatakan “Kebanyakan dari orang-orang yang kecanduan internet adalah mereka yang mengalami depresi berat, kecemasan, atau orang yang tak bisa bersosialisasi sehingga mereka sulit untuk bertemu muka dengan orang lain secara langsung.” Dari hal tersebut maka diketahui bahwa kecenderungan kecanduan ini dimiliki oleh mereka yang memiliki gangguan dalam dunia nyata, sehingga internet merupakan salah satu media ‘pelarian’ mereka.

Ketidakmampuan seseorang dalam mengontol diri untuk terkoneksi dengan internet dan melakukan kegiatan bersamanya adalah cikal bakal dari lahirnya bentuk kecanduan ini, bahkan di Amerika Serikat sendiri telah berdiri panti rehabilitasi untuk menyembuhkan bentuk kecanduan khusus internet. kebiasaan yang tidak terkendali memang terkadang dapat menimbulkan petaka tersendiri bagi diri kita, dengan tidak bisa mengatur lamanya durasi berinternet, menghabiskan waktu dan menghancurkan semua tanggung jawab dalam kehidupannya.

Beberapa bentuk gejala kecanduan Internet atau Internet Addiction Disorder (IAD).
·        Kurangnya tidur dan kelelahan,
·        Mendapat nilai yang buruk dalam studi,
·        Performa kerja yang menurun,
·        Lesu dan kurangnya fokus.
·        Cenderung kurang terlibat dalam aktivitas dan hubungan sosial, kurang bisa bersosialisasi,
·        Berbohong tentang berapa lama waktu yang mereka gunakan untuk online dan juga tentang permasalahan-permasalahan yang mereka tunda karenanya.
·        Kebanyakan dari orang-orang yang kecanduan internet adalah mereka yang mengalami depresi berat, kecemasan.

Jenis-Jenis Internet addiction
Berikut ini adalah sub-sub tipe dari internet addiction menurut Kimberly S. Young, et. al. (2006):
a. Cybersexual Addiction,
Termasuk ke dalam cybersexual addiction antara lain adalah individu yang secara kompulsif mengunjungi website-website khusus orang dewasa, melihat hal-hal yang berkaitan dengan seksualitas yang tersaji secara eksplisit, dan terlibat dalam pengunduhan dan distribusi gambar-gambar dan file-file khusus orang dewasa.

b. Cyber-Relationship Addiction
Cyber-relationship addiction mengacu pada individu yang senang mencari teman atau relasi secara online. Individu tersebut menjadi kecanduan untuk ikut dalam layanan chat room dan seringkali menjadi terlalu-terlibat dalam hubungan pertemanan online atau terikat dalam perselingkuhan virtual.
c. Net compulsions
Yang termasuk dalam sub tipe net compulsions misalnya perjudian online, belanja online, dan perdagangan online.
d. Information Overload
Information overload mengacu pada web surfing yang bersifat kompulsif.
e. Computer Addiction
Salah satu bentuk dari computer addiction adalah bermain game komputer yang bersifat obsesif.

  1. Pecandu Internet Cenderung “Keluar” Dari Kehidupan Nyata
Pecandu internet sering memutus kontak dengan keluarga dan teman-teman dalam dunia nyata. Makan dan tidur tidak lagi jadi kebutuhan prioritas. Ritme kehidupan siang dan malam menjadi terbalik atau tidak jelas lagi batasnya. Pikiran pertama ketika bangun tidur adalah, cepat hidupkan komputer dan segera online.

“Banyak yang menyadari, mereka mengabaikan aktifitas sosial dan kegiatan waktu luangnya. Tapi tidak mampu keluar dari jeratan dunia virtual. Mereka tidak bisa lagi mengendalikan konsumsinya akan internet”, kata Bender.

Sebetulnya aktivitas tinggi penggunaan internet, tidak berarti otomati penggunanya dianggap kecanduan. Begitu penjelasan Christoph Möller, dokter kepala di bagian psikiatri anak-anak dan remaja di rumah sakit anak-anak Hannover.

“Yang kritis adalah, jika orang itu menderita atau memicu kerugian, jika ia tidak lagi pergi ke sekolah dan mengabaikan kontak sosial”, paparnya.

Seperti pada kasus kecanduan narkoba, para pecandu internet juga seringkali menunjukkan gejala ikutan psikis, seperti depresi atau rasa takut tidak beralasan. Karena itu, penderita terus menerus mencari pemuasan di internet, untuk hal-hal yang dalam dunia real tidak bisa lagi dilakukannya.

Juga tipikal lainnya, orang-orang dengan kecenderungan depresif, akan menenggelamkan diri ke jalur internet, dan di sana mengembangkan kecanduannya. Seringkali pelepasan stress dan perasaan tidak nyaman, dikompensasi dengan intensitas tinggi penggunaan internet.

  1. Contoh-contoh kasus
Beberapa contoh kasus nyata yang terjadi akibat kecanduan internet :

·        Orang di Inggris lebih memilih koneksi internet dibandingkan jaringan listrik. Menurut mereka koneksi internet lebih penting dari pada jaringan listrik itu sendiri.
·        Di Beijing-China,Wang seorang ABG yang kecanduan internet menikam ibunya hingga tewas karena sang ibu menolak memberikan uang untuk pergi ke warnet. Bahkan ketika ayahnya datang, Wang langsung menikan ayahnya walaupun tidak sampai tewas. Belakangan ini Wang memang sedang kecanduan internet. Berjam-jam dia habiskan setiap harinya hanya demi berinternet.
·        Masih di China, Seorang istri tega memotong tangan suaminya karena suaminya melupakan janjinya untuk tidak kecanduan berinternet lagi. sang suami memang sering asyik berChating dengan gadis gadis cantik di internet hingga dia lupa mengurus keluarganya.
·        Sekitar 4 juta remaja di China kecanduan Game online yang tidak sehat sehingga mereka keasyikan menghabiskan waktunya di warnet game online daripada bermain di dunia nyata.
·        Pernah terjadi kasus di Amerika dimana seseorang harus tidak lulus karena tidak pernah menghadiri kelas karena sibuk berinternet.
·        Kasus ini terjadi di Indonesia, seorang gadis usia 12 tahun kabur dari rumahnya selama dua minggu, gadis tersebut mengaku tinggal disebuah warnet untuk memainkan game online.






sumber:

Minggu, 13 Oktober 2013

PERAN SOSIAL DALAM PENGGUNAAN INTERNET TERUTAMA BERKAITAN DENGAN PROSOSIAL SERTA DAMPAK NEGATIF PENGGUNAAN INTERNET

Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia.
a.       Definisi prososial
Perilaku prososial meliputi segala bentuk tindakan yang dilakukan atau direncanakan untuk menolong, tanpa memperhatikan motif penolongnya. Perilaku prososial mencakup kategori yang lebih luas yaitu meliputi segala bentuk tindakan yang dilakukan atau direncanakan untuk menolong dan bermanfaat bagi orang lain, tanpa memperdulikan motif-motif si penolong.
Peran sosial dalam penggunaan internet adalah mendapatkan informasi dari tindakan prososial yang sangat berguna bagi orang lain. Seseorang yang memiliki jiwa sosial cenderung berperilaku prososial karena ia sanggup untuk bekerja sama, berbagi, dan menghibur bagi orang lain selain dirinya sendiri.
b.      Dampak negatif penggunaan internet
1.       Anti sosial
antisosial adalah gangguan di mana penderitanya tidak peduli dengan hak orang lain. Tindakan mereka tidak didasarkan pada apa pun kecuali hasrat mereka sendiri. Orang dengan gangguan ini menunjukkan pola perilaku impulsif, tidak bertanggung jawab, tidak dipikirkan, dan kadang-kadang kriminal. Mereka seringkali cerdas dan pandai berbicara, dengan kemampuan untuk mempesona dan memanipulasi orang lain. Mereka dapat menjadi penjahat keji yang sangat berbahaya bagi masyarakat karena kemampuan mereka untuk mendapatkan kepercayaan dari orang lain dikombinasikan dengan kurangnya kesadaran atau rasa bersalah.

2.       Pornografi
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pornografi adalah penggambaran tingkah laku secara erotis dengan lukisan atau tulisan untuk membangkitkan nafsu birahi. Namun seiring dengan perkembangan teknologi kirin pornografi lebih mudah disebar melalui media sosial teknologi. Inilah salah satu dampak negatif dari teknologi. Pornografi jaman sekarang ini lebih mudah di akses, disinilah peran orang tua ‘bermain’. Orang tua juga harus mengawasi anaknya dalam lingkungan media sosial teknologi.

3.       Gambling
Gambling adalah perjudian. Sejak pesatnya kemajuan teknologi sekarang ini tidak dapat dipungkiri bahwa perjudian juga semakin marak, bahkan dalam games dunia online pun mengajarkan beberapa permainan yang menyangkut perjudian, antara lain Sociable Games, Analytical Games, dan masih banyak lagi. Ini adalah langkah awal mengajarkan anak berjudi dalam suatu permainan.

4.       Deindividuasi
Deindividuasi juga merupakan proses hilangnya kesadaran individu karena melebur di
dalam kelompok (pikiran kolektif). Keadaan deindividuasi ini dapat membawa individu pada perilaku yang melanggar norma, seperti membakar orang hidup-hidup, serta memutilasi orang. keadaan ini biasanya juga terjadi di kota-kota besar yang padat penduduk. Menurut Lorenz, deindividuasi dapat mengarahkan individu kepada keleluasaan dalam melakukan  agresi sehingga agresi yang dilakukan bisa lebih intens. Hal itu didukung penelitian penjara tiruan oleh Zimbardo dan kolega-koleganya. Deindividuasi mengurangi peran identitas diri atau personalitas individu pelaku ataupun korbannya.  Pada kondisi normal, identitas diri berfungsi mambatasi intensitas agresi.


Kamis, 03 Oktober 2013

Pengaruh gender, usia, budaya dalam interaksi antara manusia dan internet

Nama kelompok:
-Eva Jayanti Ruspita
-Nadia Nesa Putri

Kelas: 2PA08


Pengaruh adanya internet baik positif maupun negatif penting diketahui, terutama oleh masing-masing individu. Sebenarnya, berbicara pengaruh positif dan negatif, dalam kenyataannya semua hal apa pun itu pasti mempunyai dua macam pengaruh tersebut. Alasan utamanya yaitu karena jika ada sebab pasti ada akibat. Oleh karena itu, para penggunanya harus mengetahui bagaimana seharusnya mereka memanfaatkannya.
Internet menjadi salah satu bentuk kemajuan dan perkembangan di bidang teknologi dan informasi. Meski masih banyak orang yang hidup di pedesaan ataupun dari kalangan awam, memiliki pendapat bahwa pengaruh internet identik dengan dampak tidak baik. Namun demikian, internet telah digunakan oleh masyarakat secara luas mulai dari desa hingga kota.
Wajar jika masih ditemui banyak orang tua melarang anaknya mengakses internet hingga saat ini. Sebenarnya, apa yang dilakukan orang tua di daerah pedesaan juga dilakukan oleh orang tua di perkotaan. Kehidupan perkotaan yang serba hedonis membuat orang tua meningkatkan perannya dalam mencegah pengaruh negatif dari akses internet.
Sebenarnya pengaruh internet tidak hanya berupa pengaruh negatif seperti kekhawatiran kebanyakan orang. Tapi, internet juga memberikan pengaruh positif bagi para penggunanya yang memanfaatkan dengan benar fungsinya. Internet dapat memberi banyak manfaat dalam kehidupan. Tapi di lain sisi, internet menjadi suatu media informasi yang tidak mudah dibatasi perkembangannya. Berbagai informasi dalam bentuk dan tujuan dapat bercampur jadi satu dengan waktu mengaksesnya juga cepat dan akurat.
Berbagai informasi dapat dicari dan mudah didapatkan oleh para pemakai internet. Internet tetap menjadi sebuah hasil perkembangan teknologi, terutama dalam hal yang berkaitan dengan komputer maupun komunikasi, sehingga mampu memberikan berbagai kemudahan. Oleh karena itu, pengaruh internet, baik positif maupun negati,f tetap dijadikan pertimbangan utama bagi para penggunanya sebelum menggunakan untuk kebutuhan mereka.
Pengaruh Positif Internet dalam Kehidupan
Internet merupakan hal yang tidak asing bagi setiap orang. Era globalisasi menjadikan anak-anak hingga orang tua butuh melakukan pengenalan terhadap kemajuan dan perkembangan internet. Pengaruh internet terhadap anak sangat besar karena dengan terhubungnya internet, semua hal berguna maupun berbahaya untuk perkembangan mereka dapat diakses dengan bebas. Teknologi mempunyai dampak beda antara orang satu dengan lainnya. Hal tersebut menunjukkan bahwa internet memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat.

Adapun pengaruh internet dalam ulasan subjudul ini, antara lain sebagai berikut.
·       Dapat digunakan sebagai media untuk berkomunikasi bagi para penggunanya di seluruh dunia. Internet dapat digunakan setiap penggunanya untuk bertukar kabar atau informasi dengan pengguna lainnya di belahan dunia mana pun. 
·       Dapat digunakan sebagai media untuk saling bertukar data dari seluruh wilayah di dunia. Internet memudahkan penggunanya bertukar data dalam bentuk gambar ataupun tulisan. Pertukaran data tersebut dapat dilakukan melalui fasilitas email ataupun fasilitas internet yang lain.
·       Dapat digunakan sebagai media untuk memperoleh wawasan dan tambahan ilmu pengetahuan tentang banyak hal. Para penggunanya di seluruh dunia dimudahkannya, sehingga proses pertukaran informasi dapat berlangsung secara cepat dan murah. Selain itu, informasi yang diberikan di dalamnya dapat dikategorikan valid dan sesuai dengan yang diharapkan pencarinya. Informasi tersebut dapat mencakup berbagai bidang kehidupan, baik pendidikan, kebudayaan, teknologi, budaya, dan sebagainya. 
·       Mampu meningkatkan wawasan dan kemampuan penguasaan atau daya kreativitas teknologi bagi anak remaja saat ini. Internet akan membuat pola pikir mereka menjadi lebih terbuka, kritis, logis, serta fokus.
·       Mampu meningkatkan sistem koordinasi pada anak, baik otak, tangan, mata, dan lainnya.
·       Mampu menjadikan anak mendapatkan tambahan wawasan, sehingga mereka dapat mengetahui fakta dan bagaimana cara pemecahan fakta tersebut dalam kehidupan.
·       Mampu mengasah kemampuan anak, baik dari sisi verbal maupun nonverbal.
·       Dapat membantu berkembangnya kemampuan kognitif memori anak. 
Pengaruh Negatif Internet dalam Kehidupan
Internet merupakan kata yang tidak asing di telinga setiap orang. Internet dapat ditemukan di mana pun kita berada, meski dengan telepon selular yang memiliki koneksi internet ataupun langsung menuju warung internet.
Berbagai macam informasi tentang apa pun dapat ditemukan melalui akses internet, meskipun tidak dapat dipungkiri akan adanya kebebasan mengakses informasi ini dapat menimbulkan pengalihan fungsi fasilitas internet. Misalnya, digunakan sebagai salah satu sarana untuk melakukan kejahatan ataupun asusila. Hal itulah yang dimaksudkan dalam pengaruh internet dari sisi negatifnya.
Adapun pengaruh internet dalam ulasan subjudul ini, antara lain sebagai berikut.
·       Adanya cybercrime, yaitu kejahatan yang diperbuat oleh seseorang melalui internet. Cybercrime ini dapat dilakukan secara lintas batas suatu negara, bersifat  ilegal, serta mendatangkan kerugian yang sangat besar. Kejahatan yang dilakukan di dunia maya, dapat menyulitkan dalam hal pembuktian secara hukum. Beberapa bentuk cybercrime antara lain hacking (upaya memasuki jaringan tertentu dengan tujuan menjelajahi ataupun mencari kelemahan sistem jaringan), cracking (upaya memasuki jaringan tertentu secara ilegal guna mencuri ataupun mengubah file yang tersimpan dalam jaringan tersebut).
·       Adanya tindakan yang termasuk ke dalam parnografi. Hal inilah yang menjadi salah satu kekhawatiran orang tua jika anak mereka dibiarkan mengakses internet sendiri. Biasanya, sebagian informasi di internet mengandung konten atau gambar-gambar berfifat porno serta berbagai bentuk kekerasan. Hal tersebut dapat mendorong seseorang melakukan perbuatan kriminal ataupun asusila.
·       Adanya unsur kekejaman dan kesadisan yang banyak ditampilkan di internet. Biasanya, para pemilik situs berupaya menggunakan berbagai cara agar situsnya terjual. Jadi, salah satu cara mereka dengan menampilkan kekejaman dan kesadisan yang sifatnya tabu.
·       Terjadi penipuan di segala bidang kehidupan. Hal tersebut karena mudahnya orang mencari jalan cepat untuk meraih keuntungan melalui internet.
·       Adanya cara belanja yang cepat atau langsung melalui internet dapat memberikan peluang bagi merajalelanya kejahatan. Internet dengan sifat yang terbuka bagi umum, memungkinkan orang-orang berotak jahat mampu mendeteksi adanya transaksi, terutama transaksi dengan kartu kredit online. Biasanya, pembeli mencatat kode kartu yang mereka gunakan dalam proses transaksi. Hal itulah yang dimanfaatkan oleh para pelaku tindak kejahatan. Mereka memanfaatkan data yang didapatnya itu untuk kepentingan kejahatan mereka.
·       Semakin meluasnya perjudian. Dengan internet, orang-orang yang gemar berjudi tidak perlu pergi ke tempat tertentu untuk memenuhi keinginannya berjudi. Sebab, internet membantu mereka untuk melakukan tindakan tersebut.
·       Dapat memengaruhi sifat sosial manusia yang mulai berkurang karena mereka lebih menyukai menjalin hubungan melalui internet daripada bertemu atau datang bertatap muka. Akibatnya, muncul perubahan pola masyarakat dalam berinteraksi dengan sekitarnya.
·       Anak-anak belum mengalami perkembangan secara sempurna terkait cara berpikir. Oleh karena itu, internet akan menjadikan anak kurang mampu membedakan mana informasi yang benar dan begitupula sebaliknya.
Demikianlah beberapa hal tentang pengaruh internet dalam kehidupan. Meski memiliki pengaruh positif, tapi internet juga memiliki pengaruh negatif. Pengaruh yang dimilikinya tidak menjadikan manusia menghindari perkembangannya. Akan tetapi, manusia sebaiknya sudah bersiap untuk melakukan pencegahan terhadap pengaruh negatifnya.
Hal positif yang dapat dicoba untuk menghindarinya yaitu dengan mengutamakan fungsi utama internet dalam meningkatkan wawasan, informasi, serta ilmu pengetahuan di segala bidang kehidupan.
Para pemilik bisnis online biasanya juga mewaspadai pengaruh internet terutama sisi pengaruh negatifnya. Jika para pelanggan mereka mengalami pengaruh negatif dengan penggunaan bisnis online tersebut, hal tersebut juga berdampak pada perkembangan bisnis tersebut. Oleh karena itu, segala pihak harus terus mewaspadai perkembangan teknologi satu ini.
Sebagai bagian dari masyarakat, sebaiknya melakukan pengontrolan terhadap pengaruh internet bagi semua masyarakat. Hal tersebut tidak dapat dilakukan secara individu, tapi harus saling bekerja sama antara individu, masyarakat, dan negara. Negara memiliki kewenangan dalam pembatasan informasi yang dapat diakses oleh pengguna internet dengan peran utamanya sebagai pelindung masyarakat dan individu dari pengaruh internet.