Minggu, 23 Maret 2014

Konsep Sehat, Sejarah Perkembangan Kesehatan Mental, Dan Teori Kepribadian Sehat

1. Konsep Sehat

Sehat adalah kondisi normal seseorang yang merupakan hak hidupnya. Sehat berhubungan dengan hukum alam yang mengatur tubuh, jiwa, dan lingkungan berupa udara segar, sinar matahari, diet seimbang, bekerja, istirahat, tidur, santai, kebersihan serta pikiran, kebiasaan dan gaya hidup yang baik. Selama beberapa dekade, pengertian sehat masih dipertentangkan para ahli dan belum ada kata sepakat dari para ahli kesehatan maupun tokoh masyarakat dunia. Akhirnya World Health Organization (WHO) membuat defenisi universal yang menyatakan bahwa pengertian sehat adalah suatu keadaan kondisi fisik, mental, dan kesejahteraan sosial yang merupakan satu kesatuan dan bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan.

Pengertian sehat menurut WHO adalah "Health is a state of complete physical, mental and social well-being and not merely the absence of diseases or infirmity". Menurut WHO, ada tiga komponen penting yang merupakan satu kesatuan dalam defenisi sehat yaitu:

1. Sehat Jasmani
Sehat jasmani merupakan komponen penting dalam arti sehat seutuhnya, berupa sosok manusia yang berpenampilan kulit bersih, mata bersinar, rambut tersisir rapi, berpakaian rapi, berotot, tidak gemuk, nafas tidak bau, selera makan baik, tidur nyenyak, gesit dan seluruh fungsi fisiologi tubuh berjalan normal.

2. Sehat Mental
Sehat mental dan sehat jasmani selalu dihubungkan satu sama lain dalam pepatah kuno "Jiwa yang sehat terdapat di dalam tubuh yang sehat" (Men Sana In Corpore Sano).

3. Sehat Spritual
Spritual merupakan komponen tambahan pada pengertian sehat oleh WHO dan memiliki arti penting dalam kahidupan sehari-hari masyarakat. Setiap individu perlu mendapat pendidikan formal maupun informal, kesempatan untuk berlibur, mendengar alunan lagu dan musik, siraman rohani seperti ceramah agama dan lainnya agar terjadi keseimbangan jiwa yang dinamis dan tidak monoton.

Sehat itu sendiri punya dimensi yang luas, sehat tidak hanya sehat secara fisik saja, melainkan lebih dari itu. demikian dimensi dari sehat :
1. DIMENSI EMOSI
Kesehatan mental (jiwa) mencakup 3 komponen, yakni pikiran,emosional, dan spiritual.
- Pikiran sehat tercermin dari cara berpikir atau jalan pikiran
- Emosional sehat tercermin dari kemampuan seseorang untuk mengekspresikan emosinya, misalnya takut, gembira, kuatir, sedih dan sebagainya.
- Spiritual sehat tercermin dari cara seseorang dalam mengekspresikan rasasyukur, pujian, kepercayaan dan sebagainya terhadap sesuatu di luar alam fanaini, yakni Tuhan Yang Maha Kuasa. Misalnya sehat spiritual dapat dilihat dari praktik keagamaan seseorang.

2. DIMENSI INTELEKTUAL
Suatu kondisi dimana seseorang daapat berkembang secara fisik dan intelektual sehingga dapat menuangkan ide ide yang bermanfaat bagi orang lain.

3. DIMENSI SOSIAL
apabila seseorang dapat berhubungan baik dengan orang lain tanpa membedakan ras, agama dan status orang tersebut.

4. DIMENSI FISIK
apabila seseorang tidak mengeluh sakit dan semua organ fisik terlihat normal.

5. DIMENSI MENTAL
Dalam kesehatan mental atau bisa juga disebut dengan kesehatan jiwa yaitu suatu keadaan yang memungkinkan perkembangan fisik, intelektual dan emosional yang optimal dari seseorang dan perkembangan itu berjalan selaras dengan keadaan orang lain

6. DIMENSI SPIRITUAL
yaitu kesadaran diri terhadap agama tidak memiliki hati dan perkataan yang buruk , sehat tercermin dari cara seseorang dalam mengekspresikan rasa syukur, pujian, kepercayaan dsb kepada Tuhan YME. Sehat secara juga dapat diartikan yaitu keadaan dimana seseorang dapat menjalankan ibadah dan aturan agama yang dianutnya.


SEJARAH PERKEMBANGAN KESEHATAN MENTAL
Sejarah perkembangan kesehatan mental pertama kali itu pada jaman nenek moyang yang mengalami gangguan mental seperti halnya homo sapiens sendiri. Mereka mengalami kecelakaan dan demam yang merusak mental. Jadilah manusia yang dengan rasa putus asa selalu berusaha buat menjelaskan tentang penyakit mental. Dengan kesehatan mental ini kita dapat bandingkan dengan mata uang yang mempunyai dua sisi yang di sisi satunya sakit dan yang di sisi satunya lagi baik. Di sisi ini dapat dilihat kemungkinan di kedua sisi itu kira kira 50:50 .

Perlu diketahui disini sejarah tercatat melaporkan berbagai macam interpretasi mengenai penyakit mental dan cara menghilangkannya. Hal ini disebabkan oleh dua alasan, yaitu (1) Sifat dari masalah yang disebabkan oleh tingkah laku abnormal membuatnya menjadi merasa ketakutan. (2) Perkembangan semua ilmu pengetahuan begitu lambat , dan banyak kemajuan yang sangat penting. Pada masa awal awal orang yang sakit mental dapat dipahami secara seluruh sering diperlakukan dengan kurang baik. Di jaman prasejarah pun manusia purba sering kali mengalami gangguan mental baik fisik maupun gangguan gangguan yang baik. Di jaman prasejarah ini juga terdapat perawatan-perawatan untuk penyakit gangguan mental yaitu : menggosok,menjilat,mengisap dan memotong.

Sejarah kesehatan mental tidaklah sejelas sejarah ilmu kedokteran. Ini terutama karna masalah mental bukan merupakan masalah fisik yang dengan mudah dapat diamati dan terlihat. Hal ini lebih karna mereka sehari-hari hiduo bersama sehingga tingkah laku yang mengindikasikan gangguan mental dianggap hal yang biasa bukan lagi sebagai gangguan.

Gangguan mental Tidak Dianggap Sebagai Sakit
Pada tahun 1600 dan sebelumnya, orang yang mengalami gangguan mental dengan cara memanggil kekuatan supranatural dan menjalani ritual penebusan dan penyucian. Pandangan terhadap masyarakat ini menganggap bahwa orang yang mengalami gangguan mental adalah karna mereka dimasuki oleh roh-roh yang ada disekitarnya.
Sejarah kesehatan mental merupakan cerminan dimana pandangan masyarakat terhadap gangguan mental dan perlakuan yang diberikan. Ada beberapa pandangan masyarakat terhadap gangguan mental di dunia Barat antara lain :
- Akibat kekuatan supranatural
- Dirasuk oleh roh atau setan
- Dianggap kriminal karna memiliki derajad kebinatangan yang lebih besar
- Dianggap sakit
Tahun 1692 mendapatkan suatu pengaruh para imigran dari Eropa yang beragama Nasrani, di Amerika orang yang bergangguan mental saat itu sering dianggap terkena shir atau guna-guna. Ini merupakan penjelasan yang diterima secara umum sehingga masyarakat takut dan membenci mereka yang dianggap memiliki kekuatan sihir.

Gangguan Mental Dianggap Sebagai Sakit
Tahun 1724 pendeta Cotton Mather (1663-1728) mematahkan takhayul yang hidup di masyarakat berkaitan dengan sakit jiwa dengan memajukan penjelasan secara fisik mengenai sakit jiwa itu sendiri.
Tahun 1812, Benjamin Rush (1745-1813) menjadi salah satu yang menangani masalah penanganan secara mental. Antara tahun 1830-1860 di Inggris timbul menangani pasien sakit jiwa. Pada masa ini tumbuh penanganan dirumah sakit jiwa merupakan hal ilmiah untuk menyembuhkan kegilaan. 

Melawan Diskriminasi Terhadap Gangguan Mental
Dunia medis memberikan pandangan tersendiri terhadap pemahaman mengenai gangguan mental. Dunia medis memandang penderita gangguan mental sebagai betul mengalami sakit. Dunia medis melihat sakit mental sebagai berakar dari sakit ketubuhan terutama otak.
Ilmu perilaku yang semakin berkembang juga memberikan pemahaman tersendiri mengenai gangguan mental. Berdasarkan pandangan ini penderita gangguan mental dimaknai sebagai ketidakmampuan mereka untuk melakukan penyesuaian diri yang sesuai dengan realitanya.



TEORI KEPRIBADIAN SEHAT

1. Aliran psikoanalisa

Psikoanalisis adalah cabang ilmu yang dikembangkan oleh sigmun freud dan para pengikutnya. Pada dasarnya manusia di tentukan oleh energy psikis dan pengalaman-pengalaman diri. Kepribadian sehat menurut psikoanalisa adalah
Manusia di dorong oleh dorongan seksual agresif
Perkembangan dini penting karena msalah-masalah kepribadian berakar pada konflik-konflik masa kanak-kanak yang depresi
Motif –motif dan konfliktidak sadar adalah sentral dalam tingkah laku sekarang
Manusia sebagai homo valens dengan berbagai dorongan dan keinginan
Individu bersifat egois, tidak bermoral dan tidak mau tahu kenyataan

Dalam aliran psikoanalisis manusia adalah korban dari tekanan konflik dan biologis pada masa kanak-kanak.

2. Aliran behaviorisme
Manusia tidak di anggap memiliki sikap diri sendiri. Kepribadian sehat aliran behaviorisme yaitu:
- Mementingkan faktor lingkungan
- Sifatnya mekanis
- Mementingkan masa lalu
- Menekankan pada faktor bagian
- Menekankan pada tingkah laku yang nampak dengan mempergunakan metode obyektif

3. Aliran humanistic
Dalam aliran humanistic bersifat optimistic, menjadi lebih baik dan berharap pada individu. Setiap manusia mampu untuk menjadi yang lebih bai. Setiap individu dapat mengatasi masalah atau kejadian buruk dalam masa lalunya.


4. Pendapat Allport

Menurut allport orang yang tidk sehat dan normal mempunyai fungsirasional dan sadar, mampu ngengontrol kekuatan yang memotivasikan dirinya. Allport juga berpendapat bahwa kepribadian sehat terarah kpd orang lain, jadi orang yang matang terlibat secara aktif dan terikat pada sesuatu atau seseorang di luar diri. Orang yang sehat bisa mencintai dan memperluas dirinya ke dalam hubungan yang penuh perhatian dengan orang lain, pertumbuhan dan pemenuhan orang lain sama pentingnya dengan pertumbuhan dan perkembangan dirinya sendiri.


5. Pendapat Rogers

Carl rogers adalah seorang psikolog yang terkenal dengan pendekatan terapi klinis yang berpusat pada klien. Orang yang sehat menurut Rogers adalah orang yang bisa mengaktualisasikan dirinya. Maksud dari aktualisasi diri adalah suatu proses yang sulit dan terkadang menyakitkan. Manusia yang sadar dan rasional tidak lagi dikontrol oleh peristiwa kanak-kanak seperti yang di ajukan oleh aliran Freudian, misalnya Toilet training, penyapihan ataupun pengalamn seksual sebelumnya.


6. Pendapat Abraham Maslow

Psikologi humanistik adalah aliran dari Abraham Maslow. Ia percaya bahwa setiap orang memiliki keinginan yang kuat untuk merealisasikan potensi-potensi dalam dirinya untuk mencapai tingkatan aktualisasi diri. Mrnurut Abraham Maslow cirri-ciri kepribadian yang sehat adalah sebagai berikut:
- Menerima realitas secara tepat
- Menerima diri dan orang lain apa adanya
- Bertindak secara spontan dan alamiah, tidak dibuat-buat
- Memusatkan pada masalah-masalah bukan pasa perorangan
- Memiliki kekuasaan dan tidak bergantung pada orang lain
- Memiliki ruang untuk diri pribadi
- Menghargai dan terbuka akan pengalaman-pengalaman dan kehidupan baru Memiliki pengalaman-pengalaman yang memuncak
- Memiliki indentitas sosial dan minat sosial yang kuat
- Memiliki relasi yang akrab dengan beberapa teman
- Mengarah pada nilai-nilai demokratis
- Memiliki nilai-nilai moral yang tangguh
- Memiliki rasa humor yang tinggi
- Menemukan hal-hal baru, ide-ide segar dan kreatif
- Memiliki integritas tinggi yang total

7. Pendapat Erich fromm, 
Menurut Erich Fromm kepribadian yang sehat adalah pribadi yang memiliki orientasi produktif. Fromm melihat kepribadian hanya sebagai suatu produk kebudayaan. Kesehatan jiwa harus di definisikan menurut bagaimana baiknya masyarakat menyesuaikan diri dengan kebutuhan-kebutuhan dasar semua individu, bukan menurut bagaimana baiknya individu menyesuaikan diri dengan masyarakat.






Sumber:
http://delimandut.blogspot.com/2013/03/konsep-sehat-sejarah-perkembangan.html

http://www.pengertianahli.com/2013/10/pengertian-sehat-menurut-ahli-who.html

Kamis, 16 Januari 2014

Fenomena Plagiat Yang Terdapat Dalam Internet

Nama : Eva Jayanti Ruspita
NPM : 12512573
Kelas : 2PA08



Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia  ”Plagiat adalah pengambilan karangan orang lain dan menjadikannya seolah – olah karangan sendiri. Plagiarisme adalah penjiplakan yang melanggar hak cipta”.  Disadari atau tidak oleh mahasiswa tidakan seperti ini sangat merugikan. Tidak hanya dari mahasiswa, para dosen pun juag tidak dapat memberikan nilai secara benar. Perilaku seperti ini mengakibatkan pola berfikir mahasiswa menjadi pasif, hanya terpaku kepada karya orang lain. Selain itu tidak ada lagipenghargaan  terhadap hasil karya orang lain.
Di dunia maya plagiat sudah sering terjadi, mengapa demikian?hal ini disebabkan karena di dunia maya adalah dunia yang bebas. Maksudnya orang bisa mengakses apa aja saja yang ada di dunia maya. Hal seperti ini banyak disebut juga copy paste dalam dunia maya. Tindakan meng copy-paste ini sudah menjadi hal yang biasa di dunia maya. Hal inilah yang membuat plagiat menjadi satu bagian dari cybercrime. Plagiat di Internet. Terlalu banyak aktivitas plagiat yang boleh dilakukan menerusi Internet. Antara aktivitas plagiat ini kebiasaanya melibatkan teks, perisian komputer, animasi – tidak kira dalam bentuk video, audio, grafik dan sebagainya. Terdapat juga aktivitas plagiat di mana teks daripada artikel, buku, blog, wikipedia dan jurnal ditiru. Beribu-ribu hasil carian seperti artikel, data dan gambar boleh didapati dengan hanya menaip kata kunci dan melakukan satu carian yang mudah. Hasil carian diperoleh dalam masa beberapa saat sahaja. Hasil carian kemudiannya boleh di salin tampel (copy-paste), di muat turun ke dalam komputer sendiri malahan ada yang sanggup bertindak lebih jauh lagi atau dengan membayar bagi mendapatkan salinan karya tersebut.

Menurut wikipedia, terdapat 7 aktiviti yang boleh digolongkan sebagai tindakan plagiat:
1.      Mengakui tulisan orang lain sebagai tulisan anda sendiri
2.      Mengakui idea orang lain sebagai idea anda sendiri
3.      Mengakui penyelidikan, data dan uji kaji orang lain sebagai kepunyaan anda sendiri
4.      Mengakui karya kelompok orang lain sebagai hasil anda sendiri
5.      Menyajikan tulisan yang sama pada masa yang lain tanpa menyebut asal-usulnya (karya asal)
6.      Menyalin, meringkas dan menulis semula perkataan, ayat atau idea yang diperoleh daripada sumber lain dan menulis semula mengikut kefahaman anda sendiri. (sama ada menyebut atau tidak menyebut sumber asalnya)
7.      Melakukan terjemahan bahasa tanpa menyatakan sumber asal terjemahan tersebut


Mengapa Terdorong Melakukan Plagiat?
Terdapat beberapa faktor penyebab mengapa seseorang itu melakukan plagiat. Antaranya seperti yang berikut:
1.      Kesuntukan masa dan tiada idea dalam menyiapkan sesuatu tugasan
2.      Tiada kemahiran dalam melakukan penyelidikan
3.      Sikap mereka yang melakukan plagiat itu sendiri
4.      Kurang pendedahan tentang plagiat dan undang-undang hak cipta


Isu-isu global yang berkaitan dengan plagiat dalam internet, yaitu:

“seminggu yang lalu atau tepatnya tanggal 5 agustus 2010 pukul 23.40, saat melakukan pencarian dimana saja artikel kami digunakan, saya menemukan sesuatu yang menarik. Kami menemukan sebuah website yang memiliki susunan redaksi dan mengusung nama Koran Anak Indonesia, yang menggunakan setidaknya 21 tulisan dari langit selatan baik berita maupun artikel dengan mengakui kalau semua tulisan tersebut merupakan copyright dari Koran Anak Indonesia”.

“Dengan tindakan seperti itu, maka kami dari langit selatan melihat bahwa tindakan Koran Anak Indonesia sebagai tindak pelanggaran hak cipta dan karya orang lain atau dengan kata lain tindak plagiasi.

Sumber:
http://langitselatan.com/2010/08/16/plagiasi-internet-pencurian-karya-di-dunia-maya/
http://monicfebriani.blogspot.com/2014/01/plagiat-seks-dan-online-game-dalam.html

Tips Dalam Melakukan Publikasi Online

NAMA : EVA JAYANTI RUSPITA
KELAS : 2PA08
NPM : 12512573

Publikasi online adalah suatu informasi atau pesan atau pengumuman dalam bentuk online atau diterbitkan atau di umumkan dalam dunia internet melalui media elektronik baik melalui komputer, laptop atau apa saja yang dapat terhubung dalam dunia online. Atau secara singkatnya publikasi online merupakan situs yang ditujukan untuk mempublikasikan dan media promosi produk secara online.

Banyak sekali manfaat dari publikasi online ini apalagi di jaman sekarang yang rata-rata masyarakat diseluruh dunia dapat terhubung atau menggunakan internet untuk alat mencari atau bertukar informasi, banyak yang dapat dilakukan dalam publikasi online misalnya berjualan atau memasarkan produk-produk baru atau produk bekas sekalipun banyak juga perusahaan atau hanya sekedar home production yang dipasarkan melalui publikasi online, semua itu sangat bermanfaat dan lebih mengirit biaya karena biayanya relatif murah dan lumayan bagus karena tidak hanya masyarakat dalam negeri saja bahkan dunia pun bisa tahu saat kita mulai menggunakan publikasi onlien ini. Maka dari itu publikasi onlien sangat berguna untuk kita di jaman modern dan serba cepat ini.

Dalam melakukan publikasi online terdapat syarat-syarat dan etika yang harus dipenuhi. Syarat-syarat dan etika yang harus dipenuhi adalah:
  • Menggunakan bahasa yang sopan dan baik
  • Tidak mengandung unsur SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan) yaitu suatu kekerasan yang dilatarbelakangi sentimental antar suku, agama, ras,atau golongan tertentu
  • Menyatakan dari mana sumber informasi yang dipublikasikan
  • Tidak mencemarkan nama baik orang lain
  • Jujur dalam mempublikasikan sesuatu
  • Mengutip kata-kata seperlunya
  • Bijak dalam meng-copy sebuah situs


Beberapa alasan mengenai pentingnya etika dalam dunia maya adalah sebagai berikut:
  1. Bahwa pengguna internet berasal dari berbagai negara yang mungkin memiliki budaya, bahasa dan adat istiadat yang berbeda-beda.
  2. Pengguna internet merupakan orang-orang yang hidup dalam dunia yang tidak mengharuskan pernyataan identitas asli dalam berinteraksi.
  3. Berbagai macam fasilitas yang diberikan dalam internet memungkinkan seseorang untuk  bertindak etis seperti misalnya ada juga penghuni yang suka iseng dengan melakukan hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan.
  4. Harus diperhatikan bahwa pengguna internet akan selalu bertambah setiap saat dan memungkinkan masuknya “penghuni” baru didunia maya tersebut.



sumber: 

Dampak Sosial Dari Interaksi Manusia Dan Internet Dilihat Dari Berbagai Tinjauan Bidang Psikologis.

Manusia dan Internet merupakan sebuah interaksi yang sangat melekat pada masa kini, manusia sangat membutuhkan internet untuk kebutuhan sehari-hari. Internet sangat universal untuk interaksi manusia baik untuk pekerjaan, tugas sekolah atau kuliah, maupun komunikasi untuk kepentingan pribadi. Internet kini sangat mudah diakses dan terjangkau untuk kalangan masyarakat bawah hingga atas, semua orang bisa dengan mudah mengakses internet kapan saja serta dimana saja.  Internet sangat berpengaruh terhadap pekerjaan, karena internet memang sangat menguntungkan untuk penggunanya. Teknologi internet sangat mempengaruhi perilaku manusia, dimana teknologi ini dapat menghubungkan antara satu komputer dengan komputer lain  dibelahan dunia lain. Penggunaan internet sebagai salah satu cara untuk mengburangi loneliness. pada individu yang mengalami loneliness apabila ia banyak menghabiskan waktu banyak waktu sendirian di depan computer baik di kantor maupun dirumahnya maka orang tersebut akan menyediakan waktu lebih sedikit untuk hubungan tatap muka di dunia nyata dan mengurangi kesempatannya untuk berinteraksi dengan orang lain.
Semakin majunya teknologi internet mau tidak mau memberi dampak bagi pemakainya. Baik itu positif atau negatif pasti ada pengaruhnya.
 Berikut ini adalah dampak-dampak dari interaksi manusia dengan internet ditinjau dari bidang psikologi:
  •  Manusia menjadi individual dan semakin pasif terhadap lingkungan
  • Manusia secara tidak sadar mengurangi interaksi antar manusia dalam dunia nyata karena semakin seringnya memegang gadget
  • Manusia menjadi maalas belajar karena terlalu asik bermain internet
  • Mempengaruhi pola pikir masyarakat menjadi sekularisme
  • Manusia menjadi semakin inovatif dan kreatif karena semakin mudahnya akses informasi
  • Mengikis kecintaan masyarakat kepada budaya aslinya, akses mudah yang diberikan internet mengenai dunia luar bisa mempengaruhi kebudayaan suatu masyarakat.
  • Mengurangi kesenjangan informasi antara masyarakat desa dan kota, karena masyarakat desa pun kini bisa mengakses informasi yang sama dengan masyarakat yang ada di perkotaan.



sumber: 

http://worldalternativeenergy.wordpress.com/2013/11/13/psikologi-dan-internet-dalam-lingkup-transpersonal-12-dampak-sosial-dari-interaksi-manusia-dan-internet/

Kamis, 21 November 2013

FENOMENA KETERTARIKAN INTERPERSONAL MELALUI INTERNET

NAMA : EVA JAYANTI RUSPITA
KELAS : 2PA08
NPM: 12512573


  Dewasa ini banyak sekali orang yang memanfaatkan internet sebagai media komunikasi berhubungan jarak jauh. Penggunaan komunikasi jarak jauh melalui internet ini digunakan banyak orang awalnya melalui email atau chatting. Namun, sekarang semenjak adanya situs-situs jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter penggunaan komunikasi jarak jauh dengan banyak orang menjadi lebih mudah. Adanya situs jejaring sosial ini digunakan orang-orang sebagai sarana mencari teman sebanyak-banyaknya mulai dari teman lama hingga teman-teman yang baru dikenal.
Situs jejaring sosial saat ini banyak sekali digunakan oleh anak kecil, remaja, sampai orang dewasa. Sudah hampir setiap hari orang mengakses kegiatan mereka melalui jejaring sosial. Mereka memanfaatkan jejaring sosial  sebagai sarana yang mempermudah pertemanan. Namun, saat ini penggunaannya bukan hanya digunakan untuk mencari teman saja, tetapi bisa juga mencari pasangan hidup.
  Hubungan interpersonal adalah hubungan (yang relatif) jangka panjang antara dua orang atau lebih yang didasarkan pada emosi, ketertarikan, kesamaan minat, interaksi-interaksi sehari-hari, dan sebagainya. Hubungan interpersonal meliputi keluarga, teman, pacar, pasangan seumur hidup, kenalan, teman kerja, dan lingkungan sekitar seperti tetangga. Hubungan interpersonal dapat diatur mulai dari kesepakatan bersama, adat, sampai hukum.
Dahulu, jika kita menjalin pertemanan dengan orang, kita harus berada di tempat itu juga dan bertatap muka. Yang terjadi sekarang adalah meningkatnya hubungan dengan konteks virtual, dimana kita dapat berinteraksi dengan orang di dunia maya, tanpa batas tempat dan waktu, dan tidak bertatap muka, dan hal ini dapat kita temukan di Twitter. Ada semacam ikatan yang kuat antara pertemanan dunia nyata dan dunia maya, yaitu ketika kita berteman dengan seseorang di dunia nyata, kita pun harus berteman dengan mereka di dunia maya (Twitter). Ketika kita bermain Twitter, ada semacam peraturan tidak tertulis bahwa kita harus mengikuti teman-teman terdekat kita atau setidaknya orang yang kita kenal. Pemikiran ini, menariknya, sudah terbentuk di dalam kepala masing- masing pengguna Twitter. Twitter bukan lagi menjadi alat yang hanya menyediakan informasi, tetapi sudah menjadi semacam alat pengatur hubungan kita dengan orang lain.
Meskipun teknologi semakin maju dan memudahkan manusia untuk berteman tanpa harus bertatap muka atau bertemu sebelumnya, hubungan dalam dunia maya ini memiliki beberapa hambatan. Hambatan-hambatan itu adalah sebagai berikut:
1. Norma dan Etika yang Kurang Berlaku
Sudah tidak jarang bahkan untuk saat ini sudah banyak kita lihat seorang pengguna internet yang terlalu frontal dalam memberikan komentar-komentarnya dijejaring sosial, saya ambil contoh seperti disitus yahoo.com. berbagai macam orang berkomentar dengan mengeluarkan kata-kata yang seharusnya tidak dikatakan disitu. Jadi sang pengguna ini telah melanggar norma dan etika yang berlaku.
2. Adanya Identitas Palsu
Seperti yang kita lihat sekarang banyak sekali orang yang memalsukan identitasnya. Dalam kata lain dia tidak menjadi dirinya sendiri. Seperti dalam facebook ataupun twitter dan jejaring social lainnya seseorang menggunakan nama lain, tanggal lahir yang tidak sesuai bahkan ada yang menuliskan status-status yang aneh atau kita bisa sebut “ALAY”. Dan pemalsuan identitas ini biasanya dilakukan hanya karna ingin mendapatkan perhatian yang lebih dari orang-orang sekitarnya.
3. Kurang Terjaminnya Komitmen
Setiap hubungan dibutuhkan adanya komitmen dimana kedua belah pihak memiliki suatu persetujuan yang bersifat mengikat. Dalam dunia maya seseorang bisa saja berjanji dan kemudian pooof menghilang begitu saja dan melupakan semua kesepakatan seperti pada kegiatan jual beli online sering terjadi penipuan dimana korban telah menyetor uang tetapi barang tidak dikirim atau sebaliknya, dan kemudian penjual atau pembeli yang belum memenuhi janjinya itu menghilang atau tidak online lagi.

B. Perilaku Negatif Yang Dapat Timbul Dari Interpersonal Online Relation
Cyber Cheating
Cyber cheating atau perselingkuhan ini sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Dahulu, bila bicara selingkuh umumnya dimaksudkan adalah pertemuan dua lawan jenis secara rahasia, telepon sembunyi-sembunyi, dan memesan kamar hotel dengan nama samaran. Tetapi dalam dunia modern, perselingkuhan bukan hanya soal itu saja, ada juga disebut perselingkuhan maya (virtual adultery). Contoh kasus: Suatu ketika ada seorang Ibu A datang ke sebuah kantor  untuk minta konseling. Ia mencurigai bahkan menuduh suaminya berselingkuh. Dan perselingkuhan itu awalnya terjadi lewat perkenalan dunia maya yaitu media sosial facebook. Sekarang suaminya mulai kecanduan duduk di depan komputer sampai larut malam, dan mulai dingin kepada dirinya. Bahkan sudah berbohong dan sering keluar malam pada waktu-waktu tertentu di mana ternyata suami saling berkomunikasi via telepon dengan pasangan selingkuh dari dunia maya.
Cyber Flirting
Cyber Flirting adalah merayu atau menggoda yang dilakukan dalam dunia maya. Dikategorikan negatif karena terkadang si penggoda tidak menggunakan bahasa yang baik atau bahkan si penggoda ini adalah penyamar pada suatu akun. Maksudnya, karna banyak terjadi penipuan identitas pada dunia maya, bisa jadi si penggoda ini menggunakan akun teman atau bahkan musuhnya untuk menggoda orang lain (bisa dalam jejaring sosial atau game online). Hal itu bisa membuat masalah pada pemilik akun aslinya. Atau jika si penggoda menggunakan akun dirinya sendiri pada jejaring sosial lalu menggoda orang lain yang ternyata telah memiliki pasangan, mungkin dia akan mendapatkan masalah dari pasangan orang yang telah dia goda, tidak menutup kemungkinan si penggoda ini akan di bully atau tindakan yang tidak wajar lainnya.

Contoh kasus:
Ketika kasus penculikan berawal dari sebuah perkenalan di facebook melalui chat , sang  pelaku yang mengirimkan stimulus (S) kepada korban nya berupa janji – janji bahwa akan dibelikan sebuah hp bagus langsung saja diterima secara mentah – mentah oleh korban tanpa berfikir dulu apakah janji tersebut benar  ( R ) atau hanya sebuah cara untuk mengelabui korban agar dia percaya bahwa janji yang diberikan benar adanya.
Disini korban tampak tidak berdaya karena informasi yang diberikan diterima nya secara langsung saat dia berinteraksi dengan orang lain di dunia maya. Hal seperti ini berkaitan juga dengan teori jarum hipodermik, dimana pesan atau informasi yang diterima saat berinteraksi dengan orang lain di dunia maya menimbulkan efek yang kuat, langsung dan terarah sehingga komunikan menerima begitu saja pesan – pesan yang diberikan oleh orang yang sedang berinteraksi dengan nya di dunia maya tanpa ada pertimbangan atau pemikiran terlebih dahulu. Informasi – informasi yang diberikan pelaku akan membuat korban senang dan pecaya kepada pelaku tersbut, kemudian setelah percaya pelaku akan mengajak nya pergi ke suatu tempat, karena korban sudah percaya maka korban mau begitu saja bertemu dengan pelaku yang katanya akan memberikan hp baru kepada korban.
Saat bertemu tersebut pelaku akan membawa atau menculik korban yang sudah percaya bahwa dia akan diberikan hp tersebut.



http://silakan-klik.blogspot.com/2011/12/kasus-penculikan-melalui-facebook.html
http://naza-blog.blogspot.com/2012/01/kemajuan-internet-dalam-hubungan.html
http://sluhur.blogspot.com/2012/10/fenomena-interpersonal-di-internet.html
http://vennababysoraya.wordpress.com/2013/11/17/tugas-6/
http://myblogdalyana.blogspot.com/2012/04/fenomena-tentang-perselingkuhan-di.html

Jumat, 25 Oktober 2013

Adiksi Sebagai Dampak Interaksi Dan Internet (Internet Addiction)

Nama: Eva Jayanti Ruspita
Kelas: 2PA08
NPM: 12512573


  1. Pengertian Adiksi
Adiksi atau kecanduan dapat dengan mudah didefinisikan sebagai pikiran dan perilaku yang berulang-ulang, suatu kebiasaan yang tidak bisa dihentikan. Adiksi yang paling jelas, tentunya menyangkut penggunaan narkotika, alkohol, psikotropika ataupun zat adiktif lainnya.
Namun sebenarnya, adiksi juga bisa menyangkut judi, uang, harta, seks, cinta, berbelanja dan beragam perilaku manusia yang akhirnya cenderung menjadi berlebihan. Sesuatu yang obsesif, dan seolah tak bisa direm (kompulsif).

  1. Internet Addiction
Internet addiction adalah pemakaian internet secara terus-menerus hingga dapat mengganggu kehidupan sehari-hari penderitanya. Internet Addiction Disorder (IAD) atau gangguan kecanduan internet meliputi segala macam hal yang berhubungan dengan internet seperti jejaring sosial, email, pornografi, judi online, game online, chatting dan lain-lain. Jenis gangguan ini memang tidak tercantum pada manual diagnostik dan statistik gangguan mental, atau yang biasa disebut dengan DSM, namun secara bentuk dikatakan dekat dengan bentuk kecanduan akibat judi, selain itu badan himpunan psikolog di Amerika Serikat secara formal menyebutkan bahwa kecanduan ini termasuk dalam salah satu bentuk gangguan.

Dr Ronald Pies, profesor psikiatri dari SUNY Upstate Medical University, New York, mengatakan “Kebanyakan dari orang-orang yang kecanduan internet adalah mereka yang mengalami depresi berat, kecemasan, atau orang yang tak bisa bersosialisasi sehingga mereka sulit untuk bertemu muka dengan orang lain secara langsung.” Dari hal tersebut maka diketahui bahwa kecenderungan kecanduan ini dimiliki oleh mereka yang memiliki gangguan dalam dunia nyata, sehingga internet merupakan salah satu media ‘pelarian’ mereka.

Ketidakmampuan seseorang dalam mengontol diri untuk terkoneksi dengan internet dan melakukan kegiatan bersamanya adalah cikal bakal dari lahirnya bentuk kecanduan ini, bahkan di Amerika Serikat sendiri telah berdiri panti rehabilitasi untuk menyembuhkan bentuk kecanduan khusus internet. kebiasaan yang tidak terkendali memang terkadang dapat menimbulkan petaka tersendiri bagi diri kita, dengan tidak bisa mengatur lamanya durasi berinternet, menghabiskan waktu dan menghancurkan semua tanggung jawab dalam kehidupannya.

Beberapa bentuk gejala kecanduan Internet atau Internet Addiction Disorder (IAD).
·        Kurangnya tidur dan kelelahan,
·        Mendapat nilai yang buruk dalam studi,
·        Performa kerja yang menurun,
·        Lesu dan kurangnya fokus.
·        Cenderung kurang terlibat dalam aktivitas dan hubungan sosial, kurang bisa bersosialisasi,
·        Berbohong tentang berapa lama waktu yang mereka gunakan untuk online dan juga tentang permasalahan-permasalahan yang mereka tunda karenanya.
·        Kebanyakan dari orang-orang yang kecanduan internet adalah mereka yang mengalami depresi berat, kecemasan.

Jenis-Jenis Internet addiction
Berikut ini adalah sub-sub tipe dari internet addiction menurut Kimberly S. Young, et. al. (2006):
a. Cybersexual Addiction,
Termasuk ke dalam cybersexual addiction antara lain adalah individu yang secara kompulsif mengunjungi website-website khusus orang dewasa, melihat hal-hal yang berkaitan dengan seksualitas yang tersaji secara eksplisit, dan terlibat dalam pengunduhan dan distribusi gambar-gambar dan file-file khusus orang dewasa.

b. Cyber-Relationship Addiction
Cyber-relationship addiction mengacu pada individu yang senang mencari teman atau relasi secara online. Individu tersebut menjadi kecanduan untuk ikut dalam layanan chat room dan seringkali menjadi terlalu-terlibat dalam hubungan pertemanan online atau terikat dalam perselingkuhan virtual.
c. Net compulsions
Yang termasuk dalam sub tipe net compulsions misalnya perjudian online, belanja online, dan perdagangan online.
d. Information Overload
Information overload mengacu pada web surfing yang bersifat kompulsif.
e. Computer Addiction
Salah satu bentuk dari computer addiction adalah bermain game komputer yang bersifat obsesif.

  1. Pecandu Internet Cenderung “Keluar” Dari Kehidupan Nyata
Pecandu internet sering memutus kontak dengan keluarga dan teman-teman dalam dunia nyata. Makan dan tidur tidak lagi jadi kebutuhan prioritas. Ritme kehidupan siang dan malam menjadi terbalik atau tidak jelas lagi batasnya. Pikiran pertama ketika bangun tidur adalah, cepat hidupkan komputer dan segera online.

“Banyak yang menyadari, mereka mengabaikan aktifitas sosial dan kegiatan waktu luangnya. Tapi tidak mampu keluar dari jeratan dunia virtual. Mereka tidak bisa lagi mengendalikan konsumsinya akan internet”, kata Bender.

Sebetulnya aktivitas tinggi penggunaan internet, tidak berarti otomati penggunanya dianggap kecanduan. Begitu penjelasan Christoph Möller, dokter kepala di bagian psikiatri anak-anak dan remaja di rumah sakit anak-anak Hannover.

“Yang kritis adalah, jika orang itu menderita atau memicu kerugian, jika ia tidak lagi pergi ke sekolah dan mengabaikan kontak sosial”, paparnya.

Seperti pada kasus kecanduan narkoba, para pecandu internet juga seringkali menunjukkan gejala ikutan psikis, seperti depresi atau rasa takut tidak beralasan. Karena itu, penderita terus menerus mencari pemuasan di internet, untuk hal-hal yang dalam dunia real tidak bisa lagi dilakukannya.

Juga tipikal lainnya, orang-orang dengan kecenderungan depresif, akan menenggelamkan diri ke jalur internet, dan di sana mengembangkan kecanduannya. Seringkali pelepasan stress dan perasaan tidak nyaman, dikompensasi dengan intensitas tinggi penggunaan internet.

  1. Contoh-contoh kasus
Beberapa contoh kasus nyata yang terjadi akibat kecanduan internet :

·        Orang di Inggris lebih memilih koneksi internet dibandingkan jaringan listrik. Menurut mereka koneksi internet lebih penting dari pada jaringan listrik itu sendiri.
·        Di Beijing-China,Wang seorang ABG yang kecanduan internet menikam ibunya hingga tewas karena sang ibu menolak memberikan uang untuk pergi ke warnet. Bahkan ketika ayahnya datang, Wang langsung menikan ayahnya walaupun tidak sampai tewas. Belakangan ini Wang memang sedang kecanduan internet. Berjam-jam dia habiskan setiap harinya hanya demi berinternet.
·        Masih di China, Seorang istri tega memotong tangan suaminya karena suaminya melupakan janjinya untuk tidak kecanduan berinternet lagi. sang suami memang sering asyik berChating dengan gadis gadis cantik di internet hingga dia lupa mengurus keluarganya.
·        Sekitar 4 juta remaja di China kecanduan Game online yang tidak sehat sehingga mereka keasyikan menghabiskan waktunya di warnet game online daripada bermain di dunia nyata.
·        Pernah terjadi kasus di Amerika dimana seseorang harus tidak lulus karena tidak pernah menghadiri kelas karena sibuk berinternet.
·        Kasus ini terjadi di Indonesia, seorang gadis usia 12 tahun kabur dari rumahnya selama dua minggu, gadis tersebut mengaku tinggal disebuah warnet untuk memainkan game online.






sumber:

Minggu, 13 Oktober 2013

PERAN SOSIAL DALAM PENGGUNAAN INTERNET TERUTAMA BERKAITAN DENGAN PROSOSIAL SERTA DAMPAK NEGATIF PENGGUNAAN INTERNET

Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia.
a.       Definisi prososial
Perilaku prososial meliputi segala bentuk tindakan yang dilakukan atau direncanakan untuk menolong, tanpa memperhatikan motif penolongnya. Perilaku prososial mencakup kategori yang lebih luas yaitu meliputi segala bentuk tindakan yang dilakukan atau direncanakan untuk menolong dan bermanfaat bagi orang lain, tanpa memperdulikan motif-motif si penolong.
Peran sosial dalam penggunaan internet adalah mendapatkan informasi dari tindakan prososial yang sangat berguna bagi orang lain. Seseorang yang memiliki jiwa sosial cenderung berperilaku prososial karena ia sanggup untuk bekerja sama, berbagi, dan menghibur bagi orang lain selain dirinya sendiri.
b.      Dampak negatif penggunaan internet
1.       Anti sosial
antisosial adalah gangguan di mana penderitanya tidak peduli dengan hak orang lain. Tindakan mereka tidak didasarkan pada apa pun kecuali hasrat mereka sendiri. Orang dengan gangguan ini menunjukkan pola perilaku impulsif, tidak bertanggung jawab, tidak dipikirkan, dan kadang-kadang kriminal. Mereka seringkali cerdas dan pandai berbicara, dengan kemampuan untuk mempesona dan memanipulasi orang lain. Mereka dapat menjadi penjahat keji yang sangat berbahaya bagi masyarakat karena kemampuan mereka untuk mendapatkan kepercayaan dari orang lain dikombinasikan dengan kurangnya kesadaran atau rasa bersalah.

2.       Pornografi
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pornografi adalah penggambaran tingkah laku secara erotis dengan lukisan atau tulisan untuk membangkitkan nafsu birahi. Namun seiring dengan perkembangan teknologi kirin pornografi lebih mudah disebar melalui media sosial teknologi. Inilah salah satu dampak negatif dari teknologi. Pornografi jaman sekarang ini lebih mudah di akses, disinilah peran orang tua ‘bermain’. Orang tua juga harus mengawasi anaknya dalam lingkungan media sosial teknologi.

3.       Gambling
Gambling adalah perjudian. Sejak pesatnya kemajuan teknologi sekarang ini tidak dapat dipungkiri bahwa perjudian juga semakin marak, bahkan dalam games dunia online pun mengajarkan beberapa permainan yang menyangkut perjudian, antara lain Sociable Games, Analytical Games, dan masih banyak lagi. Ini adalah langkah awal mengajarkan anak berjudi dalam suatu permainan.

4.       Deindividuasi
Deindividuasi juga merupakan proses hilangnya kesadaran individu karena melebur di
dalam kelompok (pikiran kolektif). Keadaan deindividuasi ini dapat membawa individu pada perilaku yang melanggar norma, seperti membakar orang hidup-hidup, serta memutilasi orang. keadaan ini biasanya juga terjadi di kota-kota besar yang padat penduduk. Menurut Lorenz, deindividuasi dapat mengarahkan individu kepada keleluasaan dalam melakukan  agresi sehingga agresi yang dilakukan bisa lebih intens. Hal itu didukung penelitian penjara tiruan oleh Zimbardo dan kolega-koleganya. Deindividuasi mengurangi peran identitas diri atau personalitas individu pelaku ataupun korbannya.  Pada kondisi normal, identitas diri berfungsi mambatasi intensitas agresi.